Rabu, 21 September 2016
Minggu, 27 September 2015
Sekedar Curhat…
Berita yang saya terima sore dari Ibu saya beberapa waktu yang lalu, cukup menggemparkan sekaligus memilukan. Bagaimaana tidak, pengantin yang baru saja mengadakan akad dan walimah kamis malam dan didoakan supaya lekas mendapat momongan, jum’at malamnya tiba-tiba sudah melahirkan….
Bukan kaget karena begitu cepat Allah mengijabah do’a-do’a para tamu undangan, tapi tekaget karena
Bukan kaget karena begitu cepat Allah mengijabah do’a-do’a para tamu undangan, tapi tekaget karena
Sabtu, 13 Desember 2014
Kurikulum Coba-Coba
Akhir - akhir ini ramai dibicarakan bahwa di tengah pro kontra pemberhentian kurikulum 2013, muncul wacana dari Menteri Riset dan Teknologi M. Nasir untuk meniru Finlandia karena dinilai sebagai salah satu negara yang memiliki sistem pendidikan yang terbaik di dunia ( www.cnnindonesia.com )
Apa sih kelebihan sistem pendidikan Finland?
Di Finland anak-anak mendapatkan pendidikan gratis selama 12
tahun, Wajib sekolah baru 7 tahun, jarang ada PR dan Jam belajar yang relatif
singkat setiap harinya dan memiliki tenaga pengajar yang handal yang disubsidi oleh negara, dll.
Dan hasilnya dengan pola pembelajaran yang demikian, anak-anak
finland menduduki rangking teratas secara akademik di dunia bersama Korea.
Namun Taukah sobat, bahwa Finland juga masuk dalam 10 besar
negara yang tertinggi tingkat bunuh dirinya. Di Finland, rata-rata 2 orang
bunuh diri setiap harinya.
Senin, 08 Desember 2014
Mau Cantik tapi Maju Mundur ??
Kali ini saya mau membahas tentang kosmetik yang bikin kita merasa
aman dan tentram untuk di pakai and gak bikin maju mundur buat cantik he he..
Karena seorang muslimah dalam menggunakan kosmetik selain
harus memperhatikan aspek thoyyibnya suatu produk kosmetik, namun juga harus
memperhatikan aspek kehalalannya. Sebagaimana kita tau, sekarang dengan adanya
demam Korea, yang ngetrend dengan “glowy skin” alias kulit wajah yang kinclong,
sehingga banyak diantara para muslimah yang tergiur dengan produk – produk kosmetik dari Korea dan China tanpa memperhatikan halal dan thoyibnya. Asal bisa kinclong
sekejab langsung di beli and di coba. Oleh karena itu, meneliti inggredients
(kandungan/bahan-bahan) sebelum membeli kosmetik, mutlak dilakukan.
Pertama dari sisi thoyyibnya suatu produk kosmetik, dipastikan
bahwa tidak terdapat unsur atau bahan-bahan seperti :
Senin, 01 Desember 2014
Alkohol dalam Makanan, Obat, dan Kosmetik: Tinjauan Fiqh Islam
Oleh : KH. M. Shiddiq Al-Jawi*
Pendahuluan
Merupakan prinsip dasar Islam, bahwa seorang muslim wajib
mengikatkan perbuatannya dengan hukum syara’, sebagai konsekuensi keimanannya pada Islam. Sabda Rasulullah SAW, ”Tidak sempurna iman salah seorang dari kamu, hingga hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (Islam)”. (HR. Al-Baghawi)
(Haqqi, 2003:40).
Maka dari itu, sudah seharusnya dan sewajarnya seorang muslim
mengetahui halal-haramnya perbuatan yang dilakukannya, dan benda-benda yang digunakannya untuk memenuhi kebutuhannya. Termasuk dalam hal ini, halal-haramnya makanan, obat, dan kosmetik.
Akan tetapi, penentuan status halal haramnya suatu makanan,
obat, atau kosmetik kadang bukan perkara mudah. Di satu sisi, para ulama mungkin belum seluruhnya menyadari betapa kompleksnya produk pangan, obat, dan kosmetik dewasa ini. Asal usul bahan bisa melalui jalur yang berliku-liku, banyak jalur. Bahkan dalam beberapa kasus, sulit ditentukan asal bahannya. Di sisi lain, pemahaman para ilmuwan terhadap syariah Islam, ushul fiqih dan metodologi penentuan halam haramnya suatu bahan pangan dari sisi syariah, relatif minimal. Dengan demikian seharusnya para ulama mencoba memahami kompleksnya produk pangan, obat, dan kosmetik. Sedangkan ilmuwan muslim, sudah seharusnya menggali kembali pengetahuan syariahnya, di samping membantu ulama memahami kompleksitas masalah yang ada. (Apriyantono, Penentuan Kehalalan Produk Pangan Hasil Bioteknologi: Suatu Tantangan, www.indohalal.com).
Kamis, 15 Mei 2014
Senin, 10 Februari 2014
Orang Asing…..Wannabe
Teringat saya ketika waktu masih kuliah, dimana setiap hari
saya selalu bertemu dengan orang asing. Ya, ketika itu saya kuliah di pulau
Bali, tepatnya di kawasan Perhotelan Nusa Dua yang penuh orang asing. Menurut
kamus besar bahasa Indonesia, yang disebut orang asing adalah orang yang tidak
dikenal atau orang yang berasal dari negara lain. Secara fisik, mereka memang
berbeda dengan saya. Kalau kebanyakan dari kita yang di Indonesia memiliki mata
yang hitam sementara mereka memiliki mata yang biru atau coklat, kalau kita
berambut hitam, maka umumnya mereka orang asing tersebut berambut pirang dan
perbedaan yang mencolok lainnya adalah mereka memiliki bahasa yang sama sekali
berbeda dengan bahasa pengantar kita sehari-hari. Jadi wajarlah jika keberadaan
orang asing ini kerap menarik perhatian dari orang – orang sekitar.
Langganan:
Postingan (Atom)




